8 April 2012

Dalam pelukMu

Reaksi: 
Berapa kali keluhan
meluncur dari bibirku?
Berapa sering rasa tidak syukurku
memurungkan wajahMu?

Tombak dosa menusuk relungMu
Duri kebohongan melukai hatiMu
Belati pengkhianatan mencabik-cabik perasaanMu

Pantaskah
aku dicintai olehMu?
Haruskah
aku dikasihi olehMu?

Aku terlalu hina
bahkan untuk menyebut namaMu
Aku terlalu munafik
bahkan untuk mengingat segala kebaikanMu

Inilah aku, Tuhan
Manusia kotor yang seringkali
melupakanmu
Inilah aku, Bapa
Anak hilang yang membutuhkan
uluran tanganMu

Aku sedang menyerukan namaMu
Aku ingin berlari menujuMu
Walaupun
aku tak pernah pantas merenungkan kayu salibMu

Izinkan aku kembali pada rencanaMu
Bawalah aku masuk ke dalam semestaMu

Aku berhenti 
menjadi mahkota duri bagiMu
Aku tak lagi 
menjadi tombak penusuk lambungMu

Izinkan aku mencium lembut kakiMu
Tolong rentangkan tanganMu, Bapa
Aku rindu
berlama-lama di pelukMu

Bogor, setengah mendung, 08042012

3 komentar:

  1. Sukaaaaa banget sama kata2 penutupnya : Aku rindu berlama-lama dipelukMu

    BalasHapus
  2. merinding bulu romaku membacanya kak. sering update yak. Jesus bless you

    BalasHapus