24 September 2017

Siapa Dwitasari?


Menjadi seorang penulis novel dan skenario film adalah mimpi gadis ini sejak duduk di bangku SMP. Bersama Plotpoint, dia menggali ilmu penulisan novel dengan mengikuti Kelas Penulisan Novel Dasar dimentori penulis Clara Ng pada tahun 2011. Berselang dua tahun, Dwitasari menempuh pendidikan bersama penulis skenario film Salman Aristo dalam Kelas Penulisan Skenario Film Dasar.

Selama 11 tahun karir penulisannya, Dwitasari telah menulis sebanyak 26 buku. Sejumlah 5 novelnya juga sudah diadaptasi ke dalam bentuk film yaitu Cinta Tapi Beda (Multivision), Raksasa Dari Jogja (Starvision), Promise (Screenplay), After Met You, dan Spy In Love. Segera menyusul buku Jatuh Cinta Diam-diam yang akan dibuat versi serial. 
 
Dwitasari juga menulis skenario untuk webseries yang tayang di Youtuber, yaitu berjudul MIMPIKU JADI NYATA (Dwitasari feat RANS ENTERTAINMENT) serta webseries berjudul YANG SEMPURNA.
 
Untuk memahami setiap karya Dwitasari, silakan klik DI SINI

Dalam studi, Dwitasari telah menyelesaikan studi di jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Selain menulis novel, perempuan berzodiak Sagittarius ini juga mengisi kesibukannya sebagai pemateri dalam seminar/talkshow/dan webinar. Untuk pengundangan Dwitasari sebagai pemateri di acara kamu, bisa hubungi Manager Dwitasari, di kontak WA: 0822-610-22-388

Karena lebih ingin dikenal lewat karyanya, Dwitasari tidak mem-posting foto dirinya di setiap sosial media. Baginya, foto dalam sosial media tidak akan menggantikan hangatnya perjumpaan nyata. Maka, Dwitasari memilih untuk menemui pembacanya lewat workshop penulisan novel atau meet and greet dan juga webinar.

Rasakan sisi lain dan kehangatan Dwitasari lewat percakapan yang menenangkan. 

Pengundangan workshop penulisan novel atau meet and greet dan webinar:
0822-6102-2388 (Tyas)

25 February 2017

Buku #SetelahKamuPergi Terbit!


Sinopsis:
Aku melepas pelukmu dengan harapan ini bukan yang terakhir. Namun, kamu tetap pergi. Air mataku yang jatuh satu per satu, tak pernah kamu gubris lagi. Begitu saja kamu putuskan untuk lari, tanpa peduli dengan segalanya yang sudah kita bangun sejauh ini. Sehebat apa dia hingga mengubahmu jadi lelaki yang tak lagi kukenali?

Kamu ciptakan perpisahan, tanpa menatap aku yang kesakitan. Kamu kuburkan semua kenangan, seakan aku tidak pernah kamu jadikan tujuan. Kamu bunuh semua harapan hingga membuat aku muak dan kelelahan.

Kapan hari itu akan datang? Saat pada akhirnya kamu akan berhenti mencari, kemudian menyadari bahwa akulah harusnya tempatmu kembali.
TOKO BUKU YANG MENYEDIAKAN BUKU #SetelahKamuPergi 






Pemesanan via online:
SMS/WA: 0822-6102-2388

22 January 2017

Pre Order: Setelah Kamu Pergi


Bonus Pre Order:
1. Tanda Tangan Dwitasari
2. Gelang Bulu Lucu

Sinopsis:
Aku melepas pelukmu dengan harapan ini bukan yang terakhir. Namun, kamu tetap pergi. Air mataku yang jatuh satu per satu, tak pernah kamu gubris lagi. Begitu saja kamu putuskan untuk lari, tanpa peduli dengan segalanya yang sudah kita bangun sejauh ini. Sehebat apa dia hingga mengubahmu jadi lelaki yang tak lagi kukenali?

Kamu ciptakan perpisahan, tanpa menatap aku yang kesakitan. Kamu kuburkan semua kenangan, seakan aku tidak pernah kamu jadikan tujuan. Kamu bunuh semua harapan hingga membuat aku muak dan kelelahan.

Kapan hari itu akan datang? Saat pada akhirnya kamu akan berhenti mencari, kemudian menyadari bahwa akulah harusnya tempatmu kembali.

Cara Pre Order:

1. Pre Order di BukuKita
Website: http://bit.ly/setelahkamupergi
SMS/WA: 081285000570 

2. Pre Order di Teman Buku
Website: http://bit.ly/SetelahKamuPergiDwitasari
BBM: 7D1AD62E
WA/LINE: 085722096918

4. Pre Order Kupu-kupu Buku
Website: http://bitly.com/POSETELAHKAMUPERGI
SMS/WA: 082126981310
BBM: 547A4DF4

5. Pre Order Buka Buku
Website: bitly.com/2jqQh5k
SMS/WA: 089-888-999-50

6. Pre Order di Mizan Store
Line: @mizanstore (pakai @)
Website: http://bitly.com/SetelahKamuPergi
Jika ingin mendapatkan bonus di atas, mohon langsung hubungan salah satu kontak pre order #SetelahKamuPergi ya :) Karena jumlah buku sangat terbatas. Terima kasih.

Baca Teaser buku #SetelahKamuPergi di sini :)

MEET AND GREET DWITASARI DI JOGJA DAN SOLO. Klik di sini :)

30 November 2016

Lakukan Apapun, Asal Kautidak Pergi


Sulit untuk menolak jatuh cinta padamu. Karena bibirmu mengucap cinta di telingaku, karena matamu berkata cinta pada mataku, karena pelukmu sehangat angin pagi, karena kecupmu semanis greentea latte di sore hari, dan hangatnya napasmu yang berembus di dekat tengkuk leherku-- adalah kebahagiaan nyata yang sepenuhnya aku tunggu.

Namun, kesetiaanku yang selalu menunggumu, ternyata tidak mampu membuatmu untuk tetap tinggal. Hari ini kau di sini, besok kauakan ke sana dan ke mari. Hari ini kaubersamaku, besok entah dengan siapa, aku bahkan tidak tahu. Kausengaja simpan jutaan teka-teki yang tidak bisa aku pecahkan, membiarkan aku terus menebak-nebak, membiarkan aku terus berharap, membiarkan aku berdiam dalam muak.

Tidak mungkin kautak tahu bahwa aku mencintaimu. Tidak mungkin kautidak menyadari, saat begitu ringan kauangkat tubuhku, menyandarkanku dengan sengaja di dinding, menciumiku dengan bibir lembutmu, dan kautatap begitu dalam mataku, lalu waktu terhenti di situ. Tidak mungkin kautidak melihat cinta di mataku. Tidak mungkin kautak menyadari, perempuan ini hanya padamu memberi hati. Tidak mungkin kamu tidak mengerti, ada aku yang terluka di sini.

Kauterus berbuat seperti ini. Memelukku, menciumiku, menghabiskan waktu beberapa saat sambil kita berdua menatap langit-langit kamar, lalu kaupergi lagi bergumul dengan duniamu, dunia yang tidak pernah melibatkan aku. Mungkin aku hanya kaubutuhkan, sebagai penghilang kesepian. Salahku memang, yang terlalu serius-- mencintai dan menggilaimu.

Sebagai yang tak dianggap, aku tak berhak meminta dan menuntut. Silakan kaupergi sesuka hati, lakukan apapun yang kaumau, asal berjanjilah untuk kembali. Karena aku selalu menunggu dan menatap layar ponsel, berharap ada ucapan "hai" darimu.

Tolong, maafkan kebodohanku.

- Bogor, 30 November 2016

****

Temukan semua quotes Dwitasari yang sesuai dengan kata hatimu dengan cara ketik *813*114*4# dari Indosat kamu :')

15 October 2016

Mengapa begitu sulit menerima kenyataan bahwa kita sudah tak sejalan?


Dari pria yang mencintai kekasihnya, namun lebih mencintai kamu,

Dengan kepala sedikit berkunang-kunang, aku kembali menatap ke depan pagar rumah. Sebenarnya, aku tidak menyimpan banyak harapan, pun tidak bersikeras menyuruhmu datang. Namun, ucapanmu dalam percakapan kita di Whatsapp tadi seakan memberi isyarat bahwa kamu akan hadir. Dan, dengan dada sedikit menghangat, aku menahan rasa demam yang sejak tadi sebenarnya telah menggerogoti badan.

Hingga hitungan dua puluh menit, kamu belum juga hadir. Aku memilih untuk kembali membaringkan tubuhku di ranjang dan menyesap rokokku sebatang. Kuhapus rasa pahit di lidah dengan kopi susu yang diseduh oleh anak buahku. Sisa lelah seharian masih berada dalam tubuh dan disaat tubuh tak mampu beraktivitas lagi, tetiba aku selalu mudah merindukan sosokmu. Kamu yang memelukku tanpa menuntut banyak hal. Kamu yang memeluk tubuhku tanpa meminta embel-embel status dan kejelasan. Kamu yang menengkanku tanpa mempermasalahkan status hubungan kita.

Aku kembali menatap ponsel dan berharap ada pesan singkatmu di sana, tapi tidak ada satupun pesan yang muncul. Hanya pesan dari beberapa rekan kerja yang pekerjaannya akan aku rampungkan beberapa hari lagi. Aku menghela napas sambil menatap langit-langit kamarku, langit-langit kamar yang selalu jadi pemandangan kesukaanmu. Itulah yang selalu kauceritakan padaku, setiap kali kausandarkan kepalamu di bahuku, kemudian kaubercerita segalanya di telingaku, tentang segala mimpi-mimpimu, tentang kebahagiaan yang telah kaurencanakan bersamaku, tentang cerita panjang kita, dan tentang akhir cerita cinta kita yang sebenarnya; kaupun tahu-- tidak akan berakhir bahagia.

Selalu kusimpan rasa sesal, setiap kali memikirkan kamu dan ketidakjelasan hubungan kita. Aku tidak paham mengapa ada perempuan sesabar dan sesetia kamu, hingga tak kaubutuhkan alasan untuk mencintaiku. Ketulusanmu yang selalu menganggapku pria sederhana itu kerap membuat aku lupa bahwa hubungan kita tidak boleh berjalan terlalu jauh. Seringkali aku tertarik terlalu dalam, hingga aku tidak sadar, segala hal menarik tentangmu telah membuatku tak sengaja jatuh cinta. Aku jatuh cinta pada suara merdumu, pada tawamu, pada kecupmu, pada peluk hangatmu, pada manjamu, pada air matamu, pada rangkulanmu, pada caramu membuatku tertawa, pada kata-kata sarkastikmu yang selalu membuatku mudah merasa bersalah. Aku jatuh cinta pada setiap kekonyolanmu, seperti aku jatuh cinta pada kekonyolan hubungan kita yang tak kunjung menemukan titik terang.

Kamu tidak menuntut segalanya, meskipun kamu bisa. Kamu tidak menuntut seluruh dunia, meskipun kamu sanggup. Kamu tidak menuntut aku meninggalkan kekasihku, meskipun kamu tentu mampu melakukan itu dan merebut aku dari pelukan kekasihku. Aku tidak tahu, Sayang, mengapa kamu begitu tabah menghadapi aku yang tidak mampu meninggalkan kekasihku tapi selalu membisikan kata cinta di telingamu. Tidakkah sikapku ini hanya mampu menyakitimu? Seperti kubilang, kamu bisa menyuruhku melakukan apapun, tapi kamu selalu memperlihatkan ketabahan yang tidak aku mengerti. Bodohkah aku karena membiarkanmu jadi yang kedua jika sebenarnya kaujauh lebih pantas menjadi yang pertama?

Kaupantas menjadi yang pertama. Kaupantas berada di pelukan pria yang mau mengakui kehadiranmu. Kaulayak diperjuangkan oleh seorang pria, yang bukan aku. Namun, setiap kali aku mengatakan itu, sebenarnya seluruh hatiku terluka parah. Aku sungguh jatuh cinta padamu, tapi aku tidak bisa meninggalkan kekasihku yang telah bersamaku selama dua tahun itu. Semua kenangan bersama kekasihku selama dua tahun entah mengapa bisa tertutup hanya dengan perkenalan kita selama delapan bulan. 

Lalu, kaurela disembunyikan. Kaurela aku perlakukan semena-mena. Kaurela jatuh cinta dengan pria yang tidak selayaknya kamu cintai. Egoiskah aku jika aku ingin kamu tetap tinggal dan tidak memiliki pria lain, sementara aku telah memiliki perempuan lain? Aku tidak ingin ada pria lain yang mampu membahagiakanmu, karena  aku ingin jadi satu-satunya pria yang bisa membahagiakanmu, meskipun kita mustahil untuk bersatu. Aku sebenarnya sangat ingin menjadikanmu yang pertama, tapi kaupun tahu bahwa kekasihku tidak akan menerima semua alasan itu.

Sayang, kudengar klakson mobil di luar rumahku. Aku bergegas keluar dengan wajah bahagia. Demam di tubuhku berangsur pulih hanya dengan melihat senyummu di depan pagar. Kamu sudah berdiri di sana dengan sebungkus nasi uduk beserta ayam kesukaanku. Kamu berdiri dengan senyum khasmu. Aku tersenyum dan berharap bisa memelukmu sekuat yang aku bisa. Tapi, langkahku tertahan, melihat seorang pria yang berada di dalam mobil yang tadi kautumpangi.

Kaupun hanya menatapku dengan santai, tidak sehangat seperti biasanya. Aku mengerti. Ada yang berbeda di sini. Karena pada akhirnya, kamu memiliki kekasih hati, kekasih yang tidak kauceritakan padaku, kekasih yang kini bersamamu dan membuat waktu kita akan semakin berkurang. Aku tertawa di bibir seakan mengucapkan selamat karena kamu telah memiliki kekasih. Tapi, entah mengapa, hatiku tersayat sedikit demi sedikit. 

Kamu bukan kekasihku, tapi mengapa aku terluka jika aku tahu kamu telah memiliki kekasih baru?

Untuk perempuan penyabar,
yang lebih senang menangis di tulisan, 
daripada di bahuku.

****

Sudah punya buku Dwitasari yang judulnya apa saja? Yuk, baca informasi buku Dwitasari di sini :)