02 August 2015

Awalnya

Reactions: 
#SehariSatuPuisi

Sebagai perempuan biasa
Aku hanya bisa meminta
Tuhan tidak memisahkan kita
Seperti Dia memisahkanku
dengan mereka yang berbeda

Kita sama
Itulah alasan sederhana
aku ingin memperjuangkanmu
bahkan ketika ratusan orang berkata
semua tak akan berjalan lama

Pagi itu
20 Mei 2014
Rasanya aku tak bisa bernapas
Saat kamu menyapaku
seakan kita teman lama

Dan atas semua tingkah lakumu yang manis
Ketikan jemarimu
yang berhasil membuatku membisu
Bisakah kedekatan ini terjalin
tak hanya sebentar?

Karena semua baru mulai
Aku masih sangat ingin
membuat semua ini bernilai
Hingga pada akhirnya
kita bisa jadi sepasang mempelai

Maukah kamu membantu aku

mewujudkan mimpi-mimpi itu?

01 August 2015

Menunggumu Pulang

Reactions: 
#SehariSatuPuisi

Aku tidak berdaya
diam-diam terluka
melihatmu dengan gadis berbeda-beda
bermesraan dan bercanda

Aku diam di sudut
memperhatikanmu dengan sisa denyut
sisa cinta yang semakin lama membuatku hanyut
segalanya membuatku kalut

Semua akhirnya harus seperti ini
kamu memelukku tanpa tapi
sayangnya aku harus rela membiarkanmu pergi
tanpa tahu kapan kamu kembali

Sebenarnya aku pun ingin diakui
sebagai gadis yang mencintaimu tanpa henti
tapi karena tugasmu membuat puisi
Jadi
aku rela membiarkanmu jatuh hati
pada puluhan peluk yang menggerogoti

Lalu
aku menunggu kamu pulang
sehari
seminggu
sebulan
setahun

Sampai aku akhirnya sadar;
kamu tak pantas ditunggu.

Bogor, 250714

Untuk seorang penyair yang sangat Makassar.