22 December 2017

Dua Hari Setelah Kehilanganmu

Aku menatap ponselku, berharap ada chat darimu, walau hanya sekadar menyapa. Berharap kamu menanyakan kabarku. Atau berkata rindu. Atau mengucapkan kalimat ingin bertemu. Apa saja. Asal pesan itu darimu. Terlalu tinggikah harapan itu?

Aku menatap jam di ponselku, kesibukanmu selalu berakhir pukul tujuh malam, tapi hingga tengah malam, kamu belum menghubungiku. Salahkah jika aku sesetia ini menunggumu, meskipun mungkin di sana kamu sungguh tidak menungguku?

Detik yang terlewati tanpamu adalah kesunyian yang merangkak pelan. Sehari tanpa kabarmu, aku bertanya-tanya. Dua hari tanpa kabarmu, aku menerka-nerka. Apakah aku tidak lagi menenangkan untukmu? Apakah pelukku tidak lagi menghangatkan untukmu? Apakah kabarku tidak penting lagi bagimu?

Aku terus bertanya, semakin aku menggali, semakin aku tidak sadarkan diri. Mengapa kehilanganmu sungguh sesakit ini? Mengapa kepergianmu sungguh semenyiksa ini? Tidak adakah rasa kepedulianmu walau sedikit saja untukku?

Aku tahu, aku hanyalah semilir angin yang berdesir dalam malammu. Hanya berhasil menyentuhmu, namun selalu gagal merangkulmu. Hadirku dalam hidupmu hanyalah pelengkap, bukan untuk menetap. Dan, harusnya sejak dulu aku sadar; aku tidak akan pernah jadi tempatmu bersandar.

Maka, kamu tidak akan punya kewajiban untuk tahu kabarku, untuk bertanya mengenai keadaanku, atau memedulikan seluruh aktivitasku. Karena bagimu, aku hanyalah sekadar fans yang akan kamu perlakukan seperti kamu memperlakukan yang lainnya. Aku tidak pernah spesial.

Bodohnya, aku baru menyadari itu semua, justru di puncak aku sayang mencintaimu.

#TidakPernahAdaKita

***

Setelah kamu pergi, tak ada lagi yang sama, luka itu masih sama, aitr mata itu juga masih sama. Kalau kamu ngalamin hal serupa, mending jangan KLIK TULISAN INI, kalau nggak siap nangis lagi! :(

24 September 2017

Siapa Dwitasari?


Menjadi seorang penulis novel dan skenario film adalah mimpi gadis ini sejak duduk di bangku SMP. Bersama Plotpoint, dia menggali ilmu penulisan novel dengan mengikuti Kelas Penulisan Novel Dasar dimentori penulis Clara Ng pada tahun 2011. Berselang dua tahun, Dwitasari menempuh pendidikan bersama penulis skenario film Salman Aristo dalam Kelas Penulisan Skenario Film Dasar.

Selama 11 tahun karir penulisannya, Dwitasari telah menulis sebanyak 26 buku. Sejumlah 5 novelnya juga sudah diadaptasi ke dalam bentuk film yaitu Cinta Tapi Beda (Multivision), Raksasa Dari Jogja (Starvision), Promise (Screenplay), After Met You, dan Spy In Love. Segera menyusul buku Jatuh Cinta Diam-diam yang akan dibuat versi serial. 
 
Dwitasari juga menulis skenario untuk webseries yang tayang di Youtuber, yaitu berjudul MIMPIKU JADI NYATA (Dwitasari feat RANS ENTERTAINMENT) serta webseries berjudul YANG SEMPURNA.
 
Untuk memahami setiap karya Dwitasari, silakan klik DI SINI

Dalam studi, Dwitasari telah menyelesaikan studi di jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Selain menulis novel, perempuan berzodiak Sagittarius ini juga mengisi kesibukannya sebagai pemateri dalam seminar/talkshow/dan webinar. Untuk pengundangan Dwitasari sebagai pemateri di acara kamu, bisa hubungi Manager Dwitasari, di kontak WA: 0822-610-22-388

Karena lebih ingin dikenal lewat karyanya, Dwitasari tidak mem-posting foto dirinya di setiap sosial media. Baginya, foto dalam sosial media tidak akan menggantikan hangatnya perjumpaan nyata. Maka, Dwitasari memilih untuk menemui pembacanya lewat workshop penulisan novel atau meet and greet dan juga webinar.

Rasakan sisi lain dan kehangatan Dwitasari lewat percakapan yang menenangkan. 

Pengundangan workshop penulisan novel atau meet and greet dan webinar:
0822-6102-2388 (Tyas)

25 February 2017

Buku #SetelahKamuPergi Terbit!


Sinopsis:
Aku melepas pelukmu dengan harapan ini bukan yang terakhir. Namun, kamu tetap pergi. Air mataku yang jatuh satu per satu, tak pernah kamu gubris lagi. Begitu saja kamu putuskan untuk lari, tanpa peduli dengan segalanya yang sudah kita bangun sejauh ini. Sehebat apa dia hingga mengubahmu jadi lelaki yang tak lagi kukenali?

Kamu ciptakan perpisahan, tanpa menatap aku yang kesakitan. Kamu kuburkan semua kenangan, seakan aku tidak pernah kamu jadikan tujuan. Kamu bunuh semua harapan hingga membuat aku muak dan kelelahan.

Kapan hari itu akan datang? Saat pada akhirnya kamu akan berhenti mencari, kemudian menyadari bahwa akulah harusnya tempatmu kembali.
TOKO BUKU YANG MENYEDIAKAN BUKU #SetelahKamuPergi 






Pemesanan via online:
SMS/WA: 0822-6102-2388

22 January 2017

Pre Order: Setelah Kamu Pergi


Bonus Pre Order:
1. Tanda Tangan Dwitasari
2. Gelang Bulu Lucu

Sinopsis:
Aku melepas pelukmu dengan harapan ini bukan yang terakhir. Namun, kamu tetap pergi. Air mataku yang jatuh satu per satu, tak pernah kamu gubris lagi. Begitu saja kamu putuskan untuk lari, tanpa peduli dengan segalanya yang sudah kita bangun sejauh ini. Sehebat apa dia hingga mengubahmu jadi lelaki yang tak lagi kukenali?

Kamu ciptakan perpisahan, tanpa menatap aku yang kesakitan. Kamu kuburkan semua kenangan, seakan aku tidak pernah kamu jadikan tujuan. Kamu bunuh semua harapan hingga membuat aku muak dan kelelahan.

Kapan hari itu akan datang? Saat pada akhirnya kamu akan berhenti mencari, kemudian menyadari bahwa akulah harusnya tempatmu kembali.

Cara Pre Order:

1. Pre Order di BukuKita
Website: http://bit.ly/setelahkamupergi
SMS/WA: 081285000570 

2. Pre Order di Teman Buku
Website: http://bit.ly/SetelahKamuPergiDwitasari
BBM: 7D1AD62E
WA/LINE: 085722096918

4. Pre Order Kupu-kupu Buku
Website: http://bitly.com/POSETELAHKAMUPERGI
SMS/WA: 082126981310
BBM: 547A4DF4

5. Pre Order Buka Buku
Website: bitly.com/2jqQh5k
SMS/WA: 089-888-999-50

6. Pre Order di Mizan Store
Line: @mizanstore (pakai @)
Website: http://bitly.com/SetelahKamuPergi
Jika ingin mendapatkan bonus di atas, mohon langsung hubungan salah satu kontak pre order #SetelahKamuPergi ya :) Karena jumlah buku sangat terbatas. Terima kasih.

Baca Teaser buku #SetelahKamuPergi di sini :)

MEET AND GREET DWITASARI DI JOGJA DAN SOLO. Klik di sini :)

30 November 2016

Lakukan Apapun, Asal Kautidak Pergi


Sulit untuk menolak jatuh cinta padamu. Karena bibirmu mengucap cinta di telingaku, karena matamu berkata cinta pada mataku, karena pelukmu sehangat angin pagi, karena kecupmu semanis greentea latte di sore hari, dan hangatnya napasmu yang berembus di dekat tengkuk leherku-- adalah kebahagiaan nyata yang sepenuhnya aku tunggu.

Namun, kesetiaanku yang selalu menunggumu, ternyata tidak mampu membuatmu untuk tetap tinggal. Hari ini kau di sini, besok kauakan ke sana dan ke mari. Hari ini kaubersamaku, besok entah dengan siapa, aku bahkan tidak tahu. Kausengaja simpan jutaan teka-teki yang tidak bisa aku pecahkan, membiarkan aku terus menebak-nebak, membiarkan aku terus berharap, membiarkan aku berdiam dalam muak.

Tidak mungkin kautak tahu bahwa aku mencintaimu. Tidak mungkin kautidak menyadari, saat begitu ringan kauangkat tubuhku, menyandarkanku dengan sengaja di dinding, menciumiku dengan bibir lembutmu, dan kautatap begitu dalam mataku, lalu waktu terhenti di situ. Tidak mungkin kautidak melihat cinta di mataku. Tidak mungkin kautak menyadari, perempuan ini hanya padamu memberi hati. Tidak mungkin kamu tidak mengerti, ada aku yang terluka di sini.

Kauterus berbuat seperti ini. Memelukku, menciumiku, menghabiskan waktu beberapa saat sambil kita berdua menatap langit-langit kamar, lalu kaupergi lagi bergumul dengan duniamu, dunia yang tidak pernah melibatkan aku. Mungkin aku hanya kaubutuhkan, sebagai penghilang kesepian. Salahku memang, yang terlalu serius-- mencintai dan menggilaimu.

Sebagai yang tak dianggap, aku tak berhak meminta dan menuntut. Silakan kaupergi sesuka hati, lakukan apapun yang kaumau, asal berjanjilah untuk kembali. Karena aku selalu menunggu dan menatap layar ponsel, berharap ada ucapan "hai" darimu.

Tolong, maafkan kebodohanku.

- Bogor, 30 November 2016

****

Temukan semua quotes Dwitasari yang sesuai dengan kata hatimu dengan cara ketik *813*114*4# dari Indosat kamu :')