Pages

July 28, 2011

hanya karena dia.... MENCINTAIMU

Reactions: 
"Mungkin, kaulupa bahwa ada seseorang yang membiarkan air matanya terbujur kaku dipipinya, hanya karena dia tidak ingin melihat perubahanmu, hanya karena dia MENCINTAIMU."

Aku baru tahu ternyata kaumemiliki kemampuan unik. Kemampuan yang mungkin tidak dimiliki oleh pria-pria lainnya, membuat mata wanita bengkak karena terlalu lama menangisi sesuatu yang sempat kausebut dengan mudah dan kau lupakan dengan mudah, cinta.

Kedatanganmu begitu sempurna, kaumembawa bekal yang katanya cinta, menghampiriku dengan janji-janji bisu yang terlihat akan kautepati. Lalu, kita mencoba untuk berjalan bersama, "menutup telinga" dari banyak cemooh dan hujatan orang-orang yang tak tahu apa-apa tentang kita.

Beberapa bulan berlalu, kamu terlalu sibuk dengan sesuatu yang harus kaukejar dan kauraih, kariermu. Kaumelupakan seseorang yang selalu berada di sampingmu. Kaumelupakan seseorang yang beberapa bulan terakhir bersedia menyiapkan telinganya untukmu, hanya untuk mendengar ceritamu. Kaumelupakan seseorang yang menjadi pelampiasan amarahmu, yang kausakiti hatinya saat kaulelah dengan semua rutinitasmu. Kaumelupakan seseorang yang berusaha meluangkan waktunya hanya untuk memastikan bahwa kesehatanmu terjaga dengan baik. Kaumelupakanku yang berusaha bertahan untukmu.

Sebenarnya, aku ini kauanggap apa? Sesekali kaumengemis, sesekali kauberlaku sadis. Seringkali kaubaik, seringkali kaupicik. Bisakah kau berhenti menjadikanku "boneka"? Aku seperti benda mati yang bisa kausakiti sesuka hati. Aku layaknya robot tak berperasaan yang bisa kaubodohi kapanpun kaumau.

Kali ini aku sadar, bahwa usaha "bertahan" yang kulakukan hanya kauanggap sebagai sampah. Usahaku hanya kauanggap sebagai sesuatu yang tak pantas kauhargai. Kauberubah menjadi seseorang yang kutakuti, menjadi manusia lain yang tak pernah kuketahui.

Aku sadar bahwa kaulebih mencintai duniamu daripada aku. Aku sadar bahwa kaulebih memikirkan keegoisanmu daripada kebahagiaanku. Semakin lama aku semakin yakin bahwa aku tak mampu lagi mengimbangimu. Aku tak mampu lagi menjadi sosok tegar yang mengokohkan langkah tegakmu.

Aku hanya masa lalu yang mencoba untuk menyadarkanmu, karena mungkin kaulupa bahwa ada seseorang yang membiarkan air matanya terbujur kaku dipipinya, hanya karena dia tidak ingin melihat perubahanmu, hanya karena dia MENCINTAIMU.

52 comments:

  1. sama seperti yg aku alami :')sama seperti yg aku alami :')

    ReplyDelete
  2. baguuuuus bangeeet :')

    ReplyDelete
  3. kak, ada gk cerita tentang cinta bertepuk sebelah tangan?

    ReplyDelete
  4. keren sist, langsung ngena kata-katanya ..:'D

    ReplyDelete
  5. kalo mau follow blog ini gmana ya caranya..?

    ReplyDelete
  6. baguss,, hmpir sama dgn Lirik Lagu "teruskanLah " by agnes jg kn... kaLo digabungin ama itu Lagu sambiL baca ini.. pas bgt deh..:)

    ReplyDelete
  7. huaa . kok kebanyakan yang kakak posting sama kayak aku iyya .. :'(

    ReplyDelete
  8. bagus banget :'D sama persis sama yang aku alami :) cuma bisa sabar kalau gitu ceritanya :')

    ReplyDelete
  9. jadi nangis bacanya. itu tentang aku banget kak :'(

    ReplyDelete
  10. pas banget sama yang baru aja aku alami :'(

    ReplyDelete
  11. keren ya blognya
    cemana spya bnyak yg ska blog nya?

    ReplyDelete
  12. sumpah demi apapun ngena banget ceritanya :"(

    ReplyDelete
  13. Keren banget...
    kaya yg aku alami saat ini :)

    ReplyDelete
  14. Hampir sama sama dengan yang saya alami ka, sedih rasanya, bimbang, harus bertahan atau pergi menyembuhkan luka yang telah lama meradang: '(

    ReplyDelete
  15. Persis dengan apa yg saya alami ka, bimbang harus mempertahankan keegoisan hati untuk memiliki atau pergi melepas dan mengobati luka yg sudah lama meradang: (

    ReplyDelete
  16. keren kata-katanya ngena bgt..aku repost ya kk..thx

    ReplyDelete
  17. dan akupun merasakan hal seperti ini ..

    ReplyDelete
  18. keren banget sama kayak yg aku alami skrg :)

    ReplyDelete
  19. sumpah keren bgt, gue gk tau harus bilang apa lagi. tulisannya begitu indah bgt.. begitu terasa bgt sama seperti apa yang gue rasain :((

    ReplyDelete
  20. ngena banget kak , pas banget :')

    ReplyDelete
  21. pas banget sama suasana hati. :'(

    ReplyDelete
  22. aduh nyesek juga:') ceritanya bagus :) aku suka

    ReplyDelete