15 November 2012

Tolong Buat Aku Lupa

Reactions: 
Jelaskan padaku mengapa semua jadi serumit ini? Aku tak tahu jika kamu tiba-tiba memenuhi sudut-sudut terpencil di otakku, hingga memenuhi relung-relung hatiku. Semua terjadi begitu cepat, tanpa teori dan banyak basa-basi. Aku melihatmu, mengenalmu, lalu mencintaimu. Sesederhana itulah kamu mulai mengusai hari-hariku. Kamu jadi penyebab rasa semangatku. Kamu menjelma jadi senyum yang tak bisa kujelaskan dengan kata-kata. Iya, mungkin, aku jatuh cinta. Entah kamu.

Semua kulakuan diam-diam. Begitu rapi. Hingga hatimu yang beku tak pernah berhasil cair. Semua kusembunyikan. Hingga perasaanmu yang tidak peka tetap saja tak peduli pada gerak-gerikku yang jarang tertangkap oleh sorot matamu. Aku pandai menyembunyikan banyak hal hingga kautak memahami yang sebenarnya terjadi.

Aku tidak bisa melupakanmu.... sungguh! Aku selalu ingat caramu menatapku. Caramu mencuri perhatianku. Kerutan matamu yang aneh, namun tetap terlihat memesona dalam pandanganku. Hal-hal sederhana itu seakan-akan sengaja diciptakan untuk tidak dilupakan. Tolong buat aku lupa, karena aku tak lagi temukan cara terbaik untuk menghilangkan kamu dari pikiranku.

Kita jarang punya kesempatan berbicara, berdua saja. Rasanya mustahil. Kamu dan aku berbeda, air dan api, dingin dan panas. Tapi, aku selalu ingat perkataanmu, "Hal yang mustahil di dunia ini hanyalah memakan kepala sendiri." Aku tersenyum ketika barisan kalimat itu kaukirimkan untukku. Iya, harusnya aku tak perlu sesenang itu, karena mungkin kamu menulisnya tanpa perasaan, hanya untuk merespon perkataanku saja.

Rasanya menyebalkan jika aku tak mengetahui isi hatimu. Kamu sangat sulit kutebak, kamu teka-teki yang punya banyak jawaban, juga banyak tafsiran. Aku takut menerjemahkan isyarat-isyarat yang kautunjukkan padaku. Aku takut mengartikan kata-kata manismu yang mungkin saja tak hanya kaukatakan untukku. Aku takut memercayai perhatian sederhanamu yang kauperlihatkan secara terselubung. Aku takut. Aku takut. Takut. Semakin takut jika perasaan ini bertumbuh ke arah yang tak kuinginkan. Tolong hentikan langkahku, jika memang segalanya yang kuduga benar adalah hal yang salah di matamu. Tolong kembalikan aku ke jalanku dulu, sebelum aku mengganggu rute tujuanmu.

Ketahuilah, Tampan. Aku sedang berusaha melawan jutaan kamu yang mulai mengepul otakku, seperti asap rokok yang menggantung di udara; kamu seakan-akan nyata. Aku tak percaya, ternyata kita bisa melangkah sejauh ini. Dan, selama ini juga, aku tak pernah berani mengatakan satu hal yang mungkin mengagetkanmu; aku mulai menyukaimu.

di antara rindu yang selalu gagal kuungkapkan
di dalam rasa canggung yang belum kupahami
tolong... jangan pergi.

84 comments:

  1. makasih ceritanya kak. ini ngena banget sama aku :'(

    ReplyDelete
  2. Jantungku terpompa begitu cepat membaca kata demi katanya. Ini sesuai perasaanku. Sungguh :')

    ReplyDelete
  3. bagus bgt kak :')
    ijin repost yaa :))

    ReplyDelete
  4. ini sama kaya aku :"""))

    ReplyDelete
  5. sama kaya aku:") dan smua tulisan kakak selalu sama kaya aku:"

    ReplyDelete
  6. kok ceritanya gue banget ya :)

    ReplyDelete
  7. bgus banget kayak yg aku alami skrg :(
    menyukai nya dalam diam :(

    ReplyDelete
  8. yang begini ini nih kak, pas banget sama aku :') sering2 bikin yg mirip ini ya kak, hehe ._.v

    ReplyDelete
  9. huaa amazing !! ini cerita bisa mewakili perasaan saya :)

    ReplyDelete
  10. nice Blog ka... ;)
    tulisannya aku banget ...

    ReplyDelete
  11. ceritanya singkat, tapi berkesan. sangat menarik!

    ReplyDelete
  12. ceritanya benar-benar menyentuh :')

    ReplyDelete
  13. kak crtanya aku bangeeet , keren deh dg tulisan"an kakak

    ReplyDelete
  14. nyesek banget kak :( aku banget ituu u.u

    ReplyDelete
  15. love it so much. dapat inspirasi darimana kak?

    ReplyDelete
  16. ceritanya mirip, menyukai diam-diam, seperti yang sedang aku alami :(

    ReplyDelete
  17. cerita ini benar2 aku banget kak :'( cinta yang hanya bisa tersimpan di hati dan otak yang tidak pernah bisa di ungkapkan dan selalu berakhir air mata :'(

    ReplyDelete
  18. kak sama seperti aku kak , mulai cinta tapi beda di tambah ini juga amazing kak :)

    ReplyDelete
  19. hai .. namaku Dwinda!
    aku selalu suka cerita Dwitasari :)

    ReplyDelete
  20. kak, aku suka sekali sama yang ini :') sama dengan kondisiku sekarang

    ReplyDelete
  21. kalo cerita seperti ini masuknya genre apa yah? kalo mo belajar sebaiknya masuk kelas apa ya? ... terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
  22. kakak... ijin repost ya.., ini kereeen gilaaa :')

    ReplyDelete
  23. :')
    Singkat,padat,jelas, tpi makna nya dapet.
    Kereeen!
    Lanjutkan!!

    ReplyDelete
  24. mbaaaaaak, ijin share postingan yang ini yaaa:))
    makasiiih

    ReplyDelete
  25. di copy boleh ?? beberapa katanya :( :)

    ReplyDelete
  26. bagus banget ceritanya, dan aku suka banget sama kata-kata dan arti maknanya :D

    ReplyDelete
  27. aku banget kak, sumpah aku nangis bacanya :"(

    ReplyDelete
  28. Ya ampun... Semua nyaa bagus, bagus, bagus dan lagi-lagi bagus...

    ReplyDelete
  29. "Tolong kembalikan aku kejalanku sebalum aku menggangu rutemu" sukaa banget ka :)

    ReplyDelete
  30. kak dwita tulisannya selalu keren selalu menyentuh pembaca dan selalu bikin pembaca galau :D keren ka! 4 jempol buat kaka, keep spirit ya ka :D

    ReplyDelete
  31. kak dwita mending bikin novel tentang kisah cinta akuuuu :)))

    ReplyDelete
  32. oh my god, sumpah ini keren abissss!

    ReplyDelete
  33. sumpah. gilaaa. kerenn bener. pas banget ini! ._.

    ReplyDelete
  34. pas banget sama kenyataan hidup gue ):

    ReplyDelete
  35. saat aku mengatakan suka padanya dia bilang aku munafik..
    ternyata dia melihat rasa suka itu dari sudut pandang yang berbeda..
    aku menyukain dan mengaguminya sebagai adik..
    tapi dia menganggapnya berbeda!
    hingga kami jarang menyapa karena kesalah pahaman dari kata "suka"

    ReplyDelete
  36. like banget..
    kena dengan cerita'ku *jadi haru mba..

    ReplyDelete
  37. aaaahh, ceritanya bener bener pas sama aku!!
    thanks banget kak dwita!! ceritanya keren bgt!!

    ReplyDelete
  38. this is for me ? my story is like this -_-

    ReplyDelete
  39. tolong jangan pergiiiiiii ... aaaaaaa kak dwittttaaaaaaaaaaa :'(

    ReplyDelete
  40. asli sedih :( izin share ya ka..

    ReplyDelete
  41. udah berkai kali baca ini tetep :")

    ReplyDelete
  42. izin repost kak :) ini aku banget... hehe

    ReplyDelete
  43. gak bisa berkata kata lagi. lebih dari kata "awesome" kak

    ReplyDelete
  44. makasih ka, mewakili apa yg tak bisa kuungkapkan..
    ngena banget kak :')

    ReplyDelete
  45. Makasih kak.. ini ngena bngat sama aku skrg.

    ReplyDelete
  46. Inii.... Ngena sekalii.. Aku dari 3th yg lalu.. Terharuu :'(

    ReplyDelete
  47. Aaaak.. Ini ngena banget ka.. Aku dari 3 tahun yg lalu :'( terharuu :'(

    ReplyDelete
  48. Keren keren:) ada yg tau judul backsound nya gak? Please reply thanks:)

    ReplyDelete
  49. keren banget. nangis aku waktu denger mp3 nya.. :'(

    ReplyDelete